»
S
I
D
E
B
A
R
«
Membangun Komunikasi Edukatif yang Efektif dengan Anak Bagi Wanita Karir
Mar 9th, 2010 by admin

Oleh:
Drs. Khaerudin, M.Pd.
Dosen Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
e-mail: khaerudin@unj.ac.id

ABSTRACT
The developments in the field of information and communication technology (ICT) has penetrated and influenced many areas of life, such as economics, politics, defense and security, medicine, education, and family life. This condition is very reasonable, because the power and capabilities of ICT are very powerful. With brainware creativity, ICT can be used to overcome various problems and also allows people in carrying out his work. One of the ICT skills that can be utilized by humans is through ICT we can communicate in real time even with long distances. The development of mobile phone with 3G technology in the field of telecommunications, video conferencing, and even chating in the internet facility which is equipped with webcam, allows us to communicate closer and more personal, because by using this technology, communication occurs not only verbally, but also visually expressed through facial expressions of the counterpart. Read the rest of this entry »

Popularity: 19% [?]

Suara Terpinggir di Celah-celah Kemiskinan Dalam Laskar Pelangi: Satu Kajian Subaltern
Mar 9th, 2010 by admin

Oleh:
Lt. Abdul Jalil Ramli (Centre for Communication Skills and Entrepreneurship, Universiti Malaysia Perlis, Perlis, Malaysia)
Prof. Madya Dr. Sohaimi Abdul Aziz (School of Humanities, Universiti Sains Malaysia, Pulau Pinang, Malaysia)

Pengenalan

Perkembangan karya kesusasteraan di Indonesia kebelakangan ini cukup pesat, baik filem ataupun novel. Selama ini pula, novel-novel yang bertemakan percintaan seperti Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Perempuan Berkalung Serban dan sebagainya mendapat sambutan hangat di pasaran, namun kehadiran novel Laskar Pelangi di pasaran dengan temanya yang berlainan telah berjaya menobatkan novel tersebut ke persada novel yang paling popular di Indonesia. Novel Laskar Pelangi telah diulang cetak hingga lebih daripada 22 cetakan dan turut diadaptasi ke layar perak dengan judul yang sama pada tahun 2008. Read the rest of this entry »

Popularity: 10% [?]

Belajar dari Orang India
Feb 27th, 2010 by admin

“Hidup sederhana sewaktu kaya adalah cara jitu menuju kesadaran akan hidup yang sehat dan membawa manfaat bagi masyarakat. Orang harus memiliki keberanian untuk berfikir yang besar, tidak pernah berkompromi dengan nilai-nilai dasar dalam keadaan apapun, dan selalu membangun kepercayaan diri dan memandang ke depan.”
Dia juga menekankan untuk selalu bergaul dengan orang-orang baik agar memiliki teman terbaik yang akan membantu, selalu obsesif terhadap kualitas, bermain untuk menang dan menyerahkan segalanya peda kekuatan yang lebih besar, yaitu Tuhan.
Read the rest of this entry »

Popularity: 9% [?]

Pembelajaran (Tidak) Taat Hukum oleh Depdiknas
Nov 27th, 2009 by admin

Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan melarang Ujian Nasional (UN). Informasi ini diperoleh dari info perkara pada situs Mahkamah Agung (MA) bernomor register 2596 K/PDT/2008 tanggal 14 September 2009. Menanggapi putusan tersebut Mendiknas bersikeras untuk melaksanakan Ujian Nasional (UN) tahun 2010. Ujian Nasional utama akan tetap dilaksanakan sesuai rencana, bulan Maret 2010. Adapun alasannya, karena sampai saat ini masih belum menerima putusan Mahkamah Agung (MA) terkait penolakan kasasi tentang UN.
Bila benar Mendiknas tetap pada pendiriannya, siapa lagi di negeri ini yang dapat dijadikan suri tauladan bagi anak-anak bangsa untuk taat pada hukum yang berlaku. Bukankah “pembangkangan” itu sekaligus sebagai pembelajaran yang diberikan oleh petinggi lembaga dunia pendidikan kepada anak-anak bangsa yang sedang mencari jati diri untuk tidak taat pada hukum. Mau menjadi apa bangsa ini ke depan kalau anak-anak bangsa, yang nota bene calon penerus bangsa, telah “dididik” dan diberi contoh untuk tidak taat pada hukum.
Mari kita buka pikiran dengan jernih untuk memikirkan pendapat dan masukan dari masyarakat, yang menyoroti UN ini dengan berbagai sudut pandangnya, seperti dari sudut pandang ilmu psikologi, ilmu pendidikan, proses pembelajaran, ilmu evaluasi, ilmu hukum, dll. Tidak sedikit kajian yang dilakukan berbagaikalangan, baik yang bersifat teoritik maupun empirik, yang menunjukkan UN sesungguhnya telah membawa kualitas pendidikan kita terpuruk. Kualitas pendidikan yang sesungguhnya, yaitu menghasilkan manusia yang utuh sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang.

Popularity: 25% [?]

QURBAN
Nov 27th, 2009 by admin

Qurban adalah salah satu ritual yang selalu dilaksanakan oleh umat muslim sedunia setiap tahun, tepatnya pada tanggal 10 Zulhijjah. Qurban juga salah satu ibadah yang merupakan “warisan” dari Nabiyullah Ibrahim A.S. Kita semua tahu, kesalehan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim yang sangat besar terhadap Allah yang Mahakuasa, hingga tidak lagi “peduli” dengan apapun yang beliau miliki, kalau itu dikehendaki oleh Yang Mahakuasa, beliau akan memberikannya, sekalipun itu anak sendiri (Ismail) yang didambakan kehadirannya berpuluh tahun.
100_0433_copyDari sisi ini pelajaran apa yang dapat kita petik? Sekalipun jiwa, raga, dan keimanan kita tidak seperti Nabi, tetapi perilaku Nabi patut kita teladani. Kekuatan iman dan kecintaan kepada Allah SWT harus melebih kecintaan kita kepada apapun dan siapapun di dunia ini, karena kita adalah makhluk-Nya, yang segala tindak tanduk kita berada dalam “genggaman”-Nya. Kehidupan kita – rizki yang kita nikmati, hidup dan mati kita – berada pada kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, alangkah naifnya, saat Allah SWT mewajibkan dan menganjurkan kita untuk berqurban, kita mengelaknya, padahal Allah telah memberikan banyak sekali rahmat-Nya kepada kita.
Di sisi lain, qurban dapat dimaknai sebagai simbol. Penyembelihan binatang yang dilakukan sesungguhnya merupakan simbol bahwa kita harus menyembelih sifat kebinatangan yang ada dalam diri kita. Kita harus membuang sifat-sifat hewani yang dapat merusak hakikat kemanusiaan kita. Sebab, kalau sifat-sifat hewani itu berada dalam diri manusia, maka kerusakan yang ditimbulkannya akan sangat dahsyat, bahkan dapat menghancurkan kehidupan manusia itu sendiri. Bila manusia tidak mampu menghilangkan atau minimal mengendalikan sifat-sifat hewaninya, bukan hanya makanan dan minuman yang dilarang yang akan dimakan, tetapi juga mungkin saja ia makan ATK, besi, pasir, semen, atau bahkan tanah dan bangunan. Dengan kecerdikan otak yang dikuasai oleh nafsu hewani, maka manusia tidak akan bisa membedakan mana yang hak dan mana yang batil; mana yang menjadi miliknya, dan mana milik orang lain. Sungguh, suatu bencana besar yang akan terjadi.
Bagaimana kita siap melakukan qurban? Harus…

Popularity: 23% [?]

Orang Bangkrut
Oct 30th, 2009 by admin

Alhamdulillah, di saat mengikuti Seminar Nasional dan Musyawarah Nasional ISPI di Bandung, tanggal 23 – 25 Oktober 2009, saya menginap di Cottage Darul Jannah, kepunyaan Pesantren Darut Tauhid, Bandung. Saya sengaja memilih tempat itu sebagai penginapan, karena bermaksud mendapatkan asupan gizi rohani dari AA Gym yang biasanya dilakukan ba’da Sholat Subuh. Maksud saya tercapai, setelah sholat Subuh pada hari Sabtu pagi, AA Gym memberikan tausiyahnya, tentang Orang yang Bangkrut di akhirat kelak.
AA Gym mengingatkan jangan sampai kita menjadi orang yang bangkrut pada saat hari perhitungan amal (Hisab) dilakukan kelak di akhirat. Kebangkrutan bisa terjadi karena amal baik kita habis dipakai untuk membayar dosa-dosa yang kita lakukan terhadap orang lain yang belum sempat minta maaf dan dimaafkan. Bisa jadi seseorang yang rajin beribadah, banyak amalnya, tapi di akhir tetap bangkrut, karena selain beribadah ia juga rajin berbuat dosa, bukan hanya kepada Allah, tetapi juga kepada sesama manusia. Justru perbuatan salah dan dosa kepada manusia inilah yang seringkali menyulitkan kita, karena untuk menebusnya tidak cukup dengan bertaubat, tapi harus berhadapan langsung dengan yang bersangkutan untuk meminta maaf. Lebih parah lagi kalau kita melakukan tindakan atau perbuatan yang tidak kita sadari bahwa sesungguhnya perbuatan kita tersebut berdosa, seperti melakukan ghibah. Kalau ini terus kita lakukan, sampai tiba saatnya kita meninggal dan belum sempat meminta maaf kepada orang yang pernah kita perguncingkan, siap-siap saja kita akan menjadi orang yang bangkrut. Semua amal baik kita digunakan untuk membayar semua kesalahan kita kepada orang lain, dan bahkan mungkin tidak cukup, sehingga dosa-dosa orang lain harus kita tanggung sebagai pengganti dosa kita kepada mereka.
Astagfirullah, mudah-mudahan Allah membimbing dan memelihara setiap langkah kita, sehingga kita tidak menjadi orang yang bangkrut.

Popularity: 50% [?]

PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS LOKAL BERWAWASAN GLOBAL
Oct 19th, 2009 by admin

Drs. Khaerudin, M.Pd.

A. Pendahuluan
Akhir-akhir ini bangsa kita dikejutkan oleh klaim yang dilakukan oleh Malaysia berkenaan dengan sejumlah produk dan budaya yang sesungguhnya milik kita. Kita merasa tersinggung dengan ulah Malaysia tersebut. Sejumlah produk yang telah dicoba diklaim oleh Malaysia diantaranya kesenian Reog Ponorogo, Angklung,

Guru SD di Kotabumi Lampung

Guru SD di Kotabumi Lampung

Kuda Lumping, Lagu Rasa Sayange, dan yang paling menghebohkan Tari Pendet. Di samping itu ada sejumlah produk lain yaitu Batik, Wayang Kulit, Rendang Padang, dan Keris
Mengapa peristiwa ini terjadi? Semua barangkali sepakat karena Malaysia “dalam konteks” ini tidak punya etika, tidak punya malu, dan tidak berbudaya. Tapi problemnya adalah kalau kita menyikapi suatu permasalahan hanya melihat kelemahan dan kesalahan orang lain, apakah permasalahan tersebut akan teratasi secara tuntas? Dalam hal ini saya berpendapat “tidak” atau paling tidak “sulit”, karena kita akan mengalami kesulitan untuk mengubah sikap dan perilaku orang lain. Sikap yang paling bijak dan paling mudah menurut saya adalah kita melakukan introspeksi; kita mencoba mencari kelemahan-kelemahan yang terjadi pada diri kita, karena permasalahan yang muncul bisa jadi karena kesalahan dan kelemahan kita. Kalau kita mampu menemukan kelemahan dan menyadari kelemahan tersebut, maka sangat mungkin kita melakukan perubahan. Pola pikir seperti inilah barangkali yang dapat kita gunakan untuk menyikapi permasalahan di atas. Bisa jadi klaim yang dilakukan Malaysia atas sejumlah produk budaya kita disebabkan oleh kelemahan diri kita sendiri yang dimanfaatkan oleh mereka. Read the rest of this entry »

Popularity: 73% [?]

PULANG KAMPUNG
Sep 19th, 2009 by admin

Oleh: Khaerudin

Menjelang akhir Ramadhan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri banyak orang mulai mempersiapkan diri untuk pulang kampung. Bahkan bagi sementara orang persiapan dilakukan jauh-jauh hari, sebelas bulan sebelumnya. Karena pulang kampung merupakan peristiwa yang sangat ditunggu-tunggu; Dengan pulang kampung kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi dengan sanak sudara; bertemu teman lama sewaktu kecil; tentu kenangan indah dan pahit semasa kecil akan teringat kembali;sungguh saat- saat yang indah. Read the rest of this entry »

Popularity: 40% [?]

MENGHITUNG KUANTITAS IBADAH KITA
Sep 13th, 2009 by admin

Oleh: Khaerudin

Sudah berapa banyakkah kita beribadah selama hidup kita?
Seberapa berkualitaskan ibadah yang telah kita lakukan?
Adakah keseimbangan antara aktivitas beribadah dengan aktivitas lain dalam kehidupan kita? Read the rest of this entry »

Popularity: 41% [?]

KASIH SAYANG ALLAH YANG TERSEMBUNYI
Sep 13th, 2009 by admin

Oleh: Khaerudin

Diantara kita tentu pernah merasa kecewa dan bahkan putus asa tatkala berbagai upaya telah dilakukan dan doa kita panjatkan, namun semuanya tidak membuahkan hasil. Dalam kondisi seperti ini tidak jarang juga kemudian diantara kita mempertanyakan kasih sayang Allah kepada kita. Padahal Allah telah berjanji “berdo’alah kamu, niscaya akan Kukabulkan”. Namun kenyataannya sudah setiap saat kita panjatkan doa, hasilnya? Nihil. Doa hanyalah tinggal doa, masalah yang kita hadapi tetap saja menggelayuti kita. Apakah benar Allah tidak sayang lagi kepada kita? Lebih keras lagi, apakah Allah telah mengingkari janji-Nya? Read the rest of this entry »

Popularity: 48% [?]

»  Substance: WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa