Pencarian

Custom Search

HASIL UJIAN NASIONAL

Hasil ujian nasional (UN) untuk tingkat SMA/SMK telah diumumkan pada Senin, 26 April 2010. Sudah menjadi hukum alam, hasil dari ujian inipun terbagi menjadi dua kelompok, yaitu mereka yang lulus dan tidak lulus. Secara nasional terdapat 154.079 siswa tidak lulus atau sekitar 10% dari total peserta ujian yang mencapai 1.522.162 siswa.
Hal yang perlu mendapat perhatian kita adalah bagaimana suasana dan ekspresi yang ditunjukkan oleh anak-anak kita sesaat dan setelah pengumuman UN itu diterima. Hampir seluruh anak-anak didik kita bahkan para orang tua dan guru mereka “STRESSSS” menunggu pengumuman UN keluar, karena ini menyangkut nasib dan masa depan mereka. Bisa dibayangkan sekitar 1,5 juta anak-anak muda kita (calon penerus bangsa) megalami kondisi stress massal. Bahkan kondisi stress ini bisa terjadi pada saat mereka akan menghadapi UN yang lalu. Itu berarti anak-anak kita hampir selama satu bulan berada dalam suasana stress.
Kondisi stress memuncak dan meledak pada saat mereka menerima pengumuman hasil UN dan dinyatakan TIDAK LULUS. Tidak sedikit diantara mereka yang berteriak histeris, pinsan bahkan ada juga yang melalukan “pemberontakan”. Sebaliknya mereka yang dinyatakan LULUS langsung mengekspresikan kegembiraannya dengan melakukan “pesta” corat-coret baju bahkan pada sekujur tubuh dengan spidol dan cat dan dilanjutkan dengan arak-arakan (konvoi) motor di jalan raya, yang pasti mengganggu ketertiban umum. Iya memang ini dilakukan oleh sebagian kecil anak-anak didik kita. Tapi bagaimanapun juga ini menggambarkan hasil dari pendidikan kita yang diuji dengan menggunakan model UN. Hal yang ingin saya pertanyakan adalah apakah iya anak-anak seperti di atas – yang dinyatakan telah LULUS dari suatu satuan pendidikan yang memiliki standar kompetensi lulusan yang sesungguhnya sangat ideal – adalah yang anak-anak yang kita harapkan? Apakah iya UN telah mampu menilai anak-anak didik kita sehingga pantas dinyatakan LULUS sesuai dengan standar kompetensi lulusan secara komprehensif?
Mari kita renungkan lebih jauh…..

Popularity: 45% [?]

3 comments to HASIL UJIAN NASIONAL

  • shirley

    iya……….terkadang hasil un yang lulus belum tentu hasil yang ideal

  • semangat

    saya menceritakan pengalaman saya mengikuti UN 2007 ( yang wkt itu namanya UAN).
    saya dan teman-teman saya “dipersiapkan” untuk ‘lomba’ UAN. kenapa lomba karena kami mulai dari awal semester genap, mulai disibukan dengan latihan ‘menjawab’ soal” yang telah disiapkan. sedangkan kami ‘dinonaktifkan’ dari segala kegiatan yang dapat mengganggu konsentrasi kami di UAN. misalnya ekstrakulikuler. cukup ironis. saya dan teman-teman yang “berbobot” juga telah dipersiapkan untuk ‘membantu’ teman katanya demi solidaritas bersama.
    yang ada di otak saya dkk hanyalah LULUS!! entah bagaimana caranya yang penting kami lulus. sempat kami stress bukan karena UAN-nya tapi stress karena bosan hanya isi soal latihan tiap hari di sekolah. kami hanya belajar JAWAB soal PG saja di sekolah.

  • mahasiswa pendidikan seharusnya bisa ikut serta mempertanyakan masalah UN ini dengan penelitian. Saya dengar ada ketidak cocokan antara soal UN dengan SKL yang diminta untuk BIologi. apakah memungkinkan agar setiap mahasiswa pendidikan meng-evaluasi bagiamana soal-soal UN tersebut ?

    tantangan nih. hasil peneltiianya bisa bermanfaat tidak hanya untuk skripsi tapi juga untuk pelajar dan kemendiknas

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>