<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pembelajaran (Tidak) Taat Hukum oleh Depdiknas</title>
	<atom:link href="http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php</link>
	<description>Blog bagi yang peduli dengan dunia pendidikan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2010 05:19:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: wa1darma1</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1207</link>
		<dc:creator>wa1darma1</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 14:20:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1207</guid>
		<description>UN? Hidup memang perlu ujian. Tujuan Ujian kan bisa untuk menyeleksi atau untuk pengukuran kualitas. Kalau untuk menyeleksi wajar dong kalau ada yang tidak lolos seleksi! tapi kalau untuk mengukur kualitas masa sih dicampur aduk dengan seleksi? Saya tak sependapat UN dijadikan alat seleksi! Saya sepakat jika UN sebagai alat pengukur kualitas, jadi guru tak perlu takut sehingga harus membentuk tim sukses lantas menipu diri sendiri dengan mengakali UN! Biarlah hasil UN murni sehingga betul2 diketahui sekolah mana yang berkualitas dan mana yang belum berkualitas. Saya yakin pemerintah tak kan sanggup melihat kenyataan bahwa banyak sekolah belum memiliki kualitas sesuai harapan. Jadi selamat memperbaiki kualitas sekolah2 kita. bukan memaksakan sekolah2 kita tuk mendrill anak2 scr gak karuan!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UN? Hidup memang perlu ujian. Tujuan Ujian kan bisa untuk menyeleksi atau untuk pengukuran kualitas. Kalau untuk menyeleksi wajar dong kalau ada yang tidak lolos seleksi! tapi kalau untuk mengukur kualitas masa sih dicampur aduk dengan seleksi? Saya tak sependapat UN dijadikan alat seleksi! Saya sepakat jika UN sebagai alat pengukur kualitas, jadi guru tak perlu takut sehingga harus membentuk tim sukses lantas menipu diri sendiri dengan mengakali UN! Biarlah hasil UN murni sehingga betul2 diketahui sekolah mana yang berkualitas dan mana yang belum berkualitas. Saya yakin pemerintah tak kan sanggup melihat kenyataan bahwa banyak sekolah belum memiliki kualitas sesuai harapan. Jadi selamat memperbaiki kualitas sekolah2 kita. bukan memaksakan sekolah2 kita tuk mendrill anak2 scr gak karuan!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jannah</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1191</link>
		<dc:creator>jannah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 14:38:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1191</guid>
		<description>maaf ya, tolong dicari dan dibaca secara teliti keputusan MA yang benar. apakah didalam keputusan tersebut ada pelarangan terhadap penyelenggaraan UN. terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf ya, tolong dicari dan dibaca secara teliti keputusan MA yang benar. apakah didalam keputusan tersebut ada pelarangan terhadap penyelenggaraan UN. terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zahrias</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1189</link>
		<dc:creator>Zahrias</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2009 05:38:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1189</guid>
		<description>Mengapa evaluasi harus dihapus? bagaimana bisa kita menstandarkan mutu pendidikan peserta didik? memang tidak logis dan sangat menghancurkan perasaan serta cita2 karena hasil belajar selama 12 tahun (SD-SMA) luluh lantak hanya karena hasil ujian nasional yang tidak lebih dari 2 minggu.....
hal sama yang pernah saya alami....tidak lulus UAS (bukan UN).....satu hal bodoh yang akhirnya membuat saya kehilangan semangat &amp; kepercyaan diri dlm menghadapi sesuatu....saya yang alhamdulillah selalu masuk rangking 5 besar mulai SD hingga SMA harus melupakan impian saya masuk satu PTN favorit....
jangan sampai hal sama terjadi lagi, sudah banyak korban atas keputusan2 diknas...
tapi kami peserta didik hanya bisa mengeluh dibelakang tanpa bisa berteriak lantang di depan petinggi2 diknas...
gunakan nurani dan kata hati karena kata hati menuju kebenaran
insyaallah semua menjadi lebih baik....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mengapa evaluasi harus dihapus? bagaimana bisa kita menstandarkan mutu pendidikan peserta didik? memang tidak logis dan sangat menghancurkan perasaan serta cita2 karena hasil belajar selama 12 tahun (SD-SMA) luluh lantak hanya karena hasil ujian nasional yang tidak lebih dari 2 minggu&#8230;..<br />
hal sama yang pernah saya alami&#8230;.tidak lulus UAS (bukan UN)&#8230;..satu hal bodoh yang akhirnya membuat saya kehilangan semangat &amp; kepercyaan diri dlm menghadapi sesuatu&#8230;.saya yang alhamdulillah selalu masuk rangking 5 besar mulai SD hingga SMA harus melupakan impian saya masuk satu PTN favorit&#8230;.<br />
jangan sampai hal sama terjadi lagi, sudah banyak korban atas keputusan2 diknas&#8230;<br />
tapi kami peserta didik hanya bisa mengeluh dibelakang tanpa bisa berteriak lantang di depan petinggi2 diknas&#8230;<br />
gunakan nurani dan kata hati karena kata hati menuju kebenaran<br />
insyaallah semua menjadi lebih baik&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aruybiznet</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1186</link>
		<dc:creator>Aruybiznet</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 12:18:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1186</guid>
		<description>Keberhasilan proses pembelajaran selama tiga tahun hanya diukur dalam waktu kurang dari 10 jam, sungguh aneh... para orang tua sibuk memasukkan anaknya ke lembaga-lembaga bimbel, siswa hanya belajar rumus2 untuk dihafal supaya bisa digunakan dlm UN dan BUKANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI2, Kalau begitu apa gunanya INTEGRAL, TRIGONOMETRI, ALJABAR, KURVA PENAWARAN DAN PERMINTAAN???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Keberhasilan proses pembelajaran selama tiga tahun hanya diukur dalam waktu kurang dari 10 jam, sungguh aneh&#8230; para orang tua sibuk memasukkan anaknya ke lembaga-lembaga bimbel, siswa hanya belajar rumus2 untuk dihafal supaya bisa digunakan dlm UN dan BUKANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI2, Kalau begitu apa gunanya INTEGRAL, TRIGONOMETRI, ALJABAR, KURVA PENAWARAN DAN PERMINTAAN???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hanna junita</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1183</link>
		<dc:creator>hanna junita</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 07:07:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1183</guid>
		<description>saya sebagai mahasiswa TP UNJ yang telah mempelajari KTSP, sangat mendukung keputusan dari MA tersebut, karena bagi saya UN bukanlah penentu kelulusan seseorang karena tidak dapat menilai aspek2 lain dalam diri anak..saya memiliki masukan agar UN tetap dilaksanakan untuk mengukur kemampuan siswa secara global se-Indonesia tetapi dalam penentuan kelulusan harus tetap menimbang dari nilai raport siswa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sebagai mahasiswa TP UNJ yang telah mempelajari KTSP, sangat mendukung keputusan dari MA tersebut, karena bagi saya UN bukanlah penentu kelulusan seseorang karena tidak dapat menilai aspek2 lain dalam diri anak..saya memiliki masukan agar UN tetap dilaksanakan untuk mengukur kemampuan siswa secara global se-Indonesia tetapi dalam penentuan kelulusan harus tetap menimbang dari nilai raport siswa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andre</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1172</link>
		<dc:creator>Andre</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 11:15:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1172</guid>
		<description>adminnya blog ini apakah sama dengan grup facebook &quot;BUBARKAN UJIAN NASIONAL - STOP MEMBUAT KETAKUTAN SISWA DAN SISWI&quot;? 
kalo bisa reply via email saja min :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>adminnya blog ini apakah sama dengan grup facebook &#8220;BUBARKAN UJIAN NASIONAL &#8211; STOP MEMBUAT KETAKUTAN SISWA DAN SISWI&#8221;?<br />
kalo bisa reply via email saja min <img src='http://www.ilmupendidikan.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Asyhar</title>
		<link>http://www.ilmupendidikan.net/2009/11/27/pembelajaran-tidak-taat-hukum-oleh-depdiknas.php/comment-page-1#comment-1171</link>
		<dc:creator>Asyhar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 16:26:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ilmupendidikan.net/?p=102#comment-1171</guid>
		<description>Aku sangat setuju dengan keputusan yang telah diambil oleh MA{mahkamah agung}karena adanya ujian nasional smua anak bangsa menjadi terpuruk,takut,masak sekolah selama 3 tahun hanya ditentukan hanya dengan jangka waktu 12 jam doang???mhon dimengerti kapasitas pemikiran warga indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku sangat setuju dengan keputusan yang telah diambil oleh MA{mahkamah agung}karena adanya ujian nasional smua anak bangsa menjadi terpuruk,takut,masak sekolah selama 3 tahun hanya ditentukan hanya dengan jangka waktu 12 jam doang???mhon dimengerti kapasitas pemikiran warga indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
